Model bisnis
Bukan cost center. Mesin ekonomi olahraga.
PASPORT membiayai dirinya sendiri dari iuran anggota dan transaksi ekosistem — tiket, belanja, langganan, iklan, wisata olahraga — lalu mengalirkan dananya ke induk organisasi, daerah, klub, dan atlet. Negara memegang data dan aturan mainnya, bukan uangnya.
- 0%
- iuran yang masuk kas Kemenpora — seluruhnya disalurkan ke ekosistem
- 6 pihak
- menerima bagi hasil iuran secara otomatis, saat itu juga
- 3%
- komisi transaksi merchant mitra — ikut mendanai pembinaan atlet
Ke mana uangnya mengalir.
Tiga jalur pendapatan dan satu jalur dompet, satu prinsip: setiap rupiah langsung dibagi ke pihak yang membina atlet — tercatat, dapat diaudit, dan tidak mengendap.
1Iuran keanggotaan
Contoh: iuran Rp 150.000Split settlement otomatis ke 6 rekening penerima saat pembayaran berhasil.
- Induk Organisasi (PB/PP)Rp 45.00030%
- Pengurus ProvinsiRp 30.00020%
- Pengurus Kab/KotaRp 22.50015%
- Klub PembinaRp 15.00010%
- Dana Pembinaan & Kesejahteraan AtletRp 22.50015%
- Operasional Platform (LPUK)Rp 15.00010%
Porsi bagi hasil adalah konfigurasi default — setiap induk organisasi dapat menyesuaikan porsinya melalui portal induk.
2Transaksi di merchant mitra
Contoh: belanja Rp 1.000.000Merchant hanya membayar saat terjadi transaksi — tidak ada biaya pasang atau langganan.
- Operasional Platform (LPUK)Rp 15.0001,5%
- Dana Pembinaan AtletRp 10.0001%
- Induk OrganisasiRp 5.0000,5%
Usulan pembagian komisi: 1,5% operasional platform, 1% dana pembinaan atlet, 0,5% induk organisasi.
3Sponsor & brand
Nilai sesuai kontrakData yang dibagikan hanya agregat anonim — tidak ada data pribadi yang dijual.
- Induk organisasi & klubNilai sponsor cabor & kit tim
- Event & venueHak penamaan dan aktivasi di lokasi
- Operasional platformFee aktivasi & laporan data agregat
Uang tidak masuk kas Kemenpora
Iuran dan komisi masuk rekening penampung di bank mitra, lalu disalurkan otomatis ke rekening setiap penerima. Tidak ada dana yang mengendap di kementerian.
LPUK Kemenpora (BLU) sebagai operator
Menjalankan platform, layanan pelanggan, dan kemitraan merchant. Biaya operasional ditutup dari porsi 10% iuran dan 1,5% komisi — pola BLU memungkinkan pendapatan dikelola untuk layanan.
Kemenpora sebagai regulator
Menetapkan standar SSIN, mengawasi tata kelola, dan memiliki data agregat untuk kebijakan — tanpa memegang uang anggota.
Jalur dompet & saldo.
Mitra: SpeedCash — PT Bimasakti Multi SinergiDompet PASPORT diterbitkan white-label bersama mitra pembayaran berlisensi. Anggota membayar seluruh kebutuhan olahraganya dari satu saldo, dan setiap transaksi tetap dibagi otomatis ke penerima yang sah — dana tidak masuk kas Kemenpora RI.
Transfer bank, QRIS, gerai retail — ditambah cashback belanja, honor atlet, dan hadiah resmi event.
Dua saldo terpisah: saldo tunai (uang asli) dan saldo reward (hasil tukar poin).
Iuran kartu, tiket event, sewa venue, merch resmi, paket wisata olahraga, dan merchant mitra.
Split otomatis ke induk organisasi, pengprov, klub, merchant, atlet, dan penyelenggara event.
Saldo Tunai
Uang elektronikBerasal dari top up, cashback, honor, dan hadiah resmi. Dapat dipakai untuk seluruh transaksi ekosistem dan ditarik kembali ke rekening bank pemilik.
Saldo Reward
Closed-loopHasil tukar poin misi dan tebak skor (1 poin = Rp10). Hanya untuk belanja di dalam ekosistem, dipotong lebih dulu saat membayar, dan tidak dapat dicairkan menjadi uang tunai.
Kepatuhan dompet
Empat pagar yang membuat fitur poin dan dompet tetap berada di jalur uang elektronik, bukan permainan untung-untungan.
- Dua saldo dipisah sejak awal
Uang pengguna dan hadiah program loyalitas tidak pernah tercampur — terpisah di buku besar maupun di tampilan aplikasi.
- Tebak skor tanpa setoran
Tidak ada biaya ikut, tidak ada uang yang dipertaruhkan, dan hadiahnya tidak dapat dicairkan. Poin tidak dijual dan tidak bisa di-top up.
- Dana pengguna di bank mitra
Saldo mengendap di rekening penampung bank mitra atas pengelolaan penerbit uang elektronik berizin — bukan di kas Kemenpora.
- KYC berjenjang
Akun dasar cukup nomor ponsel dengan batas saldo rendah; penarikan tunai dan limit penuh menuntut verifikasi NIK ke Dukcapil.
(Asumsi) Penerbitan saldo, batas saldo, dan penempatan dana float tunduk pada ketentuan uang elektronik Bank Indonesia dan dijalankan oleh mitra berizin, bukan oleh Kemenpora RI.
Kalkulator dampak.
Geser asumsinya dan lihat berapa dana yang digerakkan dalam setahun — dan ke mana saja mengalirnya.
- Ke induk organisasi & daerah
- Rp 173,3 M
- Dana pembinaan & kesejahteraan atlet
- Rp 42,8 M
- Operasional platform (LPUK)
- Rp 36 M
Termasuk porsi dari komisi merchant.
Rincian bagi hasil iuran
per tahun- Induk Organisasi (PB/PP)30%Rp 67,5 M
- Pengurus Provinsi20%Rp 45 M
- Pengurus Kab/Kota15%Rp 33,8 M
- Klub Pembina10%Rp 22,5 M
- Dana Pembinaan & Kesejahteraan Atlet15%Rp 33,8 M
- Operasional Platform (LPUK)10%Rp 22,5 M
Transaksi merchant
- Operasional Platform (LPUK) · 1,5%Rp 13,5 M
- Dana Pembinaan Atlet · 1%Rp 9 M
- Induk Organisasi · 0,5%Rp 4,5 M
Perlindungan atlet
Premi Rp 60.000 per anggota per tahun untuk santunan cedera saat latihan & bertanding. Atlet profesional sudah termasuk dalam iurannya.
Asumsi ilustratif untuk diskusi kebijakan. Bagi hasil memakai konfigurasi default; tiap induk organisasi dapat menetapkan porsi berbeda. Belum memperhitungkan biaya layanan payment gateway (MDR) dan pajak.
17 aliran pendapatan.
Iuran menjadi fondasi di fase pilot. Aliran ekosistem — tiket, commerce, dompet, langganan, iklan, wisata, CSR — menyusul seiring pengguna aktif tumbuh, dan tak satu pun bergantung pada APBN.
| # | Aliran pendapatan | Mekanisme | Siapa yang menerima | Mulai |
|---|---|---|---|---|
| Keanggotaan & identitas | ||||
| 01 | Iuran keanggotaan | Rp50 rb – Rp500 rb per kartu per tahun, ditetapkan tiap induk organisasi | Induk, pengprov, pengkab, klub, dana atlet, platform — split otomatis | Pilot |
| 02 | Lisensi bertanding & kepelatihan | Biaya lisensi per musim, terbit digital di kartu | Induk organisasi; fee layanan kecil untuk platform | Skala |
| Event, tiket & venue | ||||
| 03 | Registrasi & tiket event | Fee pendaftaran peserta dan fee layanan tiket penonton | Penyelenggara event; fee layanan untuk platform | Pilot |
| 04 | Reservasi venue | Fee per jam sewa GOR, lapangan, dan kolam | Pengelola venue (pemda / swasta); fee layanan untuk platform | Skala |
| Commerce | ||||
| 05 | Komisi marketplace & merchant | 3% dari transaksi yang memakai kartu atau toko mitra | Platform 1,5% · dana pembinaan atlet 1% · induk organisasi 0,5% | Pilot |
| 06 | Merchandise resmi & special drops | Rilis terbatas bersama induk organisasi, klub, dan tim nasional | Pemegang lisensi merek (induk / klub); margin untuk platform | Skala |
| 07 | Social commerce & live shopping | Komisi transaksi dari video atlet dan siaran belanja langsung | Merchant & atlet kreator; komisi untuk platform | Skala |
| 08 | Athlete affiliate | Komisi afiliasi atas produk yang dipromosikan atlet terverifikasi | Atlet (pendapatan tambahan), merchant; fee untuk platform | Skala |
| Dompet & pembayaran | ||||
| 09 | Bagi hasil MDR pembayaran | Porsi merchant discount rate atas transaksi yang diproses lewat dompet & QRIS dinamis PASPORT | Mitra penerbit (SpeedCash — PT Bimasakti Multi Sinergi) & operasional platform sesuai PKS | Skala |
| 10 | Biaya top up & administrasi | Biaya kanal top up tertentu (gerai retail, kartu kredit) dan transfer keluar ke rekening bank | Mitra penerbit & kanal pembayaran; fee layanan untuk platform | Skala |
| 11 | Pendapatan float saldo | Imbal hasil penempatan dana float saldo pengguna di bank mitra — (asumsi) tunduk pada aturan uang elektronik Bank Indonesia | Mitra penerbit berizin; porsi bagi hasil untuk operasional platform | Ekosistem |
| Media & engagement | ||||
| 12 | Langganan PASPORT Plus | Langganan bulanan: EXP 2×, presale tiket, quest eksklusif, diskon ekstra | Operasional platform; sebagian untuk hadiah quest | Pilot |
| 13 | Iklan & sponsor live match | Slot iklan di live score, berita, dan siaran; sponsor pertandingan | Media partner, penyelenggara liga, platform | Skala |
| 14 | Sponsor & aktivasi brand | Sponsor cabor, co-branding kartu, kampanye ke anggota terverifikasi | Induk organisasi & klub, platform — sesuai kontrak | Skala |
| Wisata & CSR | ||||
| 15 | Paket sport tourism | Komisi paket perjalanan + slot event (maraton, gran fondo, selam) | Operator wisata, daerah tujuan, platform | Ekosistem |
| 16 | Aktivasi CSR & penggalangan dana | Fee aktivasi program CSR korporat; donasi publik diteruskan utuh | Atlet & program pembinaan penerima; fee aktivasi untuk platform | Skala |
| Data | ||||
| 17 | Laporan data agregat | Langganan dasbor & riset tren — anonim, tanpa data pribadi | Platform; gratis untuk Kemenpora, Dispora & induk organisasi | Ekosistem |
Tata kelola & kepatuhan.
Model ini berdiri di atas regulasi yang sudah berlaku — bukan celah hukum baru.
UU 11/2022 tentang Keolahragaan
Pendanaan keolahragaan menjadi tanggung jawab bersama Pemerintah, Pemerintah Daerah, badan usaha, dan masyarakat. Induk organisasi cabor dikelola secara mandiri.
PASPORT memberi rel resmi bagi pendanaan dari masyarakat dan badan usaha — tanpa mengambil alih kemandirian induk organisasi.
UU 27/2022 tentang Pelindungan Data Pribadi
Persetujuan eksplisit saat mendaftar, data seminimal mungkin, NIK disamarkan di setiap tampilan, dan hak anggota untuk mengakses atau menghapus datanya.
Mitra dan sponsor hanya menerima data agregat anonim — tidak pernah data pribadi.
Audit & transparansi dana
Setiap rupiah tercatat per transaksi. Tiap penerima melihat laporan bagi hasilnya secara real-time di portalnya masing-masing.
Laporan keuangan platform diaudit berkala sesuai ketentuan BLU dan dapat diperiksa BPK.
Iuran ditetapkan induk organisasi
Besaran iuran dan porsi bagi hasil ditetapkan masing-masing induk organisasi lewat portal induk, dalam rentang acuan yang disepakati bersama.
Kemenpora menetapkan standar dan mengawasi — bukan menarik pungutan.
Roadmap tiga fase.
Mulai kecil, buktikan angkanya, lalu perluas. Target jumlah kartu bersifat ilustratif.
- Q4 2026
Pilot
Target ±100 rb kartu- 3–5 cabor: bulu tangkis, atletik, akuatik, pencak silat, sepak bola
- 3 provinsi: DKI Jakarta, Jawa Barat, Jawa Timur
- 50 merchant mitra & 1 mitra asuransi
- Integrasi Dukcapil & QRIS split settlement
- 2027
Skala nasional
Target ±1,5 jt kartu- 24 cabor di 38 provinsi
- Lisensi bertanding & kepelatihan digital
- Reservasi venue & GOR milik pemda
- Command center Deputi terhubung ke seluruh Dispora
- 2028+
Ekosistem
Target ±5 jt kartu- Paket sport tourism terintegrasi event nasional
- Spectator sports: tiket & keanggotaan suporter
- Kemitraan global: profil atlet untuk klub & sponsor luar negeri
- Laporan data agregat untuk investor
Lihat datanya bekerja.
Command center Deputi menampilkan iuran, GMV merchant, dan dana pembinaan secara real-time — begitu pula portal induk organisasi.