Setiap sore, halaman belakang rumah Sutrisno Hadi di pinggiran Bandung berubah menjadi tempat latihan. Barbel kayu buatan sendiri dijajarkan di atas terpal biru, dan 40 anak bergiliran belajar teknik angkatan yang dulu membawanya ke podium SEA Games 1997 dan 1999.
Setelah pensiun, Sutrisno sempat bekerja sebagai sopir dan kuli bangunan. Medali-medalinya disimpan di lemari, jarang dikeluarkan. Ia mengaku lama merasa dilupakan.
Kembali ke barbel
Titik baliknya datang ketika tetangganya meminta ia melatih anak yang gemar olahraga. Dari satu anak menjadi sepuluh, lalu empat puluh. Kini tiga muridnya sudah masuk pelatda Jawa Barat.
Saya tidak mau anak-anak ini mengalami yang saya alami. Juara itu harus punya jalan setelah berhenti bertanding.
Dukungan yang tercatat
Melalui kampanye donasi atlet purna tugas, masyarakat dapat menyumbang untuk peralatan latihan standar. Setiap donasi tercatat transparan dan laporan penggunaannya dapat dilihat donatur.


