Alarm Nadia Putri Anjani berbunyi pukul 04.00. Setengah jam kemudian ia sudah berada di tepi kolam, menyelesaikan pemanasan kering sebelum menempuh hingga 7 kilometer di sesi pagi.
Perenang 23 tahun itu kini menjadi penghuni pelatnas akuatik setelah meraih perak 200 m gaya ganti di SEA Games 2025. Targetnya jelas: menembus limit kualifikasi Olimpiade.
Kuliah di sela latihan
Di antara dua sesi latihan, Nadia mengikuti perkuliahan daring jurusan manajemen. Ia mengaku manajemen waktu justru lebih sulit daripada latihan itu sendiri.
Capeknya bukan di kolam. Capeknya menjaga semuanya tetap berjalan: latihan, kuliah, dan istirahat.
Apakah artikel ini bermanfaat?
Masukan membantu redaksi menyusun berita untuk kamu.



